February 2, 2023

Pusat Anti Petir

Spesial Jasa Pemasangan Penangkal Petir

Proses Galvanis Pada Tower

sumber : www.visiotek.co.id

Tower merupakan tiang yang terbuat dari besi dan memiliki 3 jenin yaitu triangle, fourangel dan monopole. Biasanya tower dipasang di luar ruangan karena bentuk nya yg tinggi dan sebagai pemancar sinyal. Karena fungsinya ini lah tower dibuat harus dengan kuat agar tahan terhadap terjangan angin kencang dan hujan.

Salah satu cara agar tower tidak mudah berkarat yaitu melakukan proses galvanis pada tower yang bertujuan agar besi yang terdapat pada tower tidak mudah berkarat. Berikut berupakan tahap – tahap dalam prosesnya :

sumber : galvanizeit.org

Dalam proses galvanis terdapat beberapa metode salah satunya adalah metode Hot-Dip Galvanizing (HDG).

Apa itu metode Hot-Dip Galvaniszing(HDG) ?

Metode ini dilakukan dengan mencelupkan logam dasar ke dalam kolam seng. Sebelum dilakukan logam dasar harus dibersihkan terlebih dahulu secara kimiawi, mekanis maupun keduanya.

Tujuannya yaitu untuk memastikan ikatan kualitas dapat dibuat antara logam dasar dan lapisan seng.

Logam yang sudah dibersihkan kemudian dilakukan proses pencelupan atau galvanizing. Selama proses berlangsung, logam akan dilapisi cairan seng yang terbentuk lapisan yang berupa unsur seng pada permukaan terluarnya. Larutan cairan seng minimal 98 % murni unsur seng.

Tahap pencelupan dilakukan pada suhu 440C – 460C untuk menghilangkan sisa oksida yang mungkin tersisa setelah proses pembersihan. Waktu pencelupan kurang lebih 1,5 menit.

Selanjutnya logam yang telah dilapisi galvanis dicelupkan ke dalam larutan sodium cromote dalam keadaan suhu ruangan atau menggunakan air. Proses ini untuk mencegah timbulnya karat putih atau white rust.

Kemudian menghaluskan permukaan pipa logam yang runcing. Dikatakan runcing karena mengeringnya cairan seng yang hendak menetes sehingga terbentuk butiran-butiran runcing pada permukaan pipa logam.

Kelebihan metode hot-dip galvanizing yaitu :

  • Harga terjangkau atau ekonomis
  • Dapat dilakukan dengan cepat
  • Dapat dibentuk sekompleks dengan mempunyai kekuatan dan estetika yang tinggi

Proses pelapisan dengan menggunakan metode Hot Dip Galvanizing dapat dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu :

1) Tahap persiapan atau pre treatment

Fungsi tahap persiapan yaitu untuk menghilangkan basa atau asam yang merupakan bahan pengotor yang menempel pada spesimen. Hal ini agar didapatkan kondisi permukaan yang bersih serta didapatkan hasil lapisan yang baik.

Proses pembersihan permukaan dapat dilakukan sesuai dengan jenis pengotor yang menempel pada permukaan specimen. Proses pembersihan sendiri juga dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Proses pembersihan secara fisik atau mekanik. Pembersihan ini berupa pengamplasan dengan menggunakan mesin gerinda, yang dapat menghaluskan permukaan tidak rata dan penghilang goresan-goresan serta beram-beram yang menempel pada permukaan specimen
  2. Proses pembersihan secara kimiawi. Proses ini merupakan proses pembersihan pengotor yang menempel pada permukaan specimen dengan menggunakan bahan-bahan kimia. Proses pembersihan ini meliputi banyak tahapan, seperti :
    • Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kotoran, lemak, minyak, cat dan kotoran padat lainnya yang menempel pada permukaan spesimen. Dengan menggunakan larutan NaOh dengan konsentrasi 5% – 10% selama kurang lebih 10 menit.
    • Rising I. proses ini bertujuan membersihkan soda kaustik pada proses degreasing yang masih menempel pada permukaan spesimen dengan menggunakan air bersih pada temperature kamar.
    • Bertujuan untyuk menghilangkan karat yang melekat pada permukaan spesimen dengan dicelupkan ke dalam larutan HCI dengan konsentrasi 10%-15% selama 15-20 menit.
    • Rising II. Proses ini bertujuan untuk membersihkan larutan HCI atau H2SO4 yang menempel pada spisemien saat proses pickling dengan menggunakan air besih pada temperature kamar.
    • Merupakan proses pelapisan awal menggunakan Zinc Amonium Cloride dengan konsentrasi 20% – 30% selama 5-8 menit. Tujuan proses fluxing adalah :
      • Sebagai lapisan dasar untuk memperkuat lapisan seng saat dilakukan proses pelapisan
      • Sebagai katalisator reaksi terjadinya pelapisan Fe-Zn
      • Untuk menghindari terjadinya oksidasi sebelum galvanizing dilakukan.
    • Merupakan proses pengeringan dan pemanasan awal dengan menggunakan gas panas pada suhu kurang lebih 150Oc. Tujuannya adalah untuk menghilangkan cairan yang mungkin terdapat pada permukaan spesimen yang menyebabkan terjadinya ledakan uap saat proses galvanizing berlangsung.

2) Tahap pencelupan

Selama proses beralngsung cairan seng akan melapisi baja dengan membentuk lapisan baja seng. Kemudian ternbentuk lapisan yang berupa unsur seng pada permukaan terluar baja, larutan yang digunakan minimal 98% murni unsur seng.

Ketebalan lapisan ini akan dipengaruhi oleh kondisi permukaan, lamanya pencelupan dan temperature pencelupan.

3) Tahap pendinginan dan tahap akhir

  1. Tahap pendinginan atau quenching. Adalah tahapan yang dilakukan dengan mencelupkan spesimen ke dalam larutan sodium cromate dengan konsentrasi 0,015% pada suhu kamar maupun dengan menggunakan air. Proses ini bertujuan untuk mencegah terjadinya white rust.
  2. Tahap akhir atau finishing. Proses pelapisan berupa menghaluskan permukaan yang runcing disebabkan oleh cairan seng yang hendak menetes, tetapi telah mongering terlebih dahulu.

sumber : https://www.gramedia.com/

WhatsApp Konsultasi Melalui Whatsapp